Martabak Cake bekal arisan tadi😁. Iya kan tiap bulan kita para WNI ngadain pertemuan rutin bulanan gitu. Buat cemilannya saya kali ini bawa Setup Roti dan si Cake Martabak ini. Yup.. cake rasa martabak manis😁. Unik dan enak. Oh ya untuk base cakenya bisa pakai resep Sponge cake andalan masing-masing yaa.. saya pakai resep andalan saya yang ini saja karena mudah di ingat dan bisa menyesuaikan loyang apa saja. Dan satu lagi tanpa bahan pengembang, jadi in sha Allah lebih sehat yaa🤗.
Kenapa dinamakan Cake Martabak? Ya karena topingnya ala-ala toping martabak manis atau terang bulan gitu, Hehehhe . Yuk yang pingin nyobain monggo cuzz resepnya ala saiyah😁
MARTABAK CAKE By Santie Rahayu
Bahan Sponge Cake
5 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya
100 gr Gula pasir
80 gr Tepung terigu
10 gr Susu Bubuk
10 gr Maizena
100 gr Mentega, lelehkan
1/2 sdt vanila essens
Olesan :
Whipping cream non dairy secukupya
(kocok sampai mengembang)
Atau boleh juga oles salted butter/margarin saja.
Cara Membuat :
1. Siapkan loyang yang sudah dialas kertas baking, panaskan oven pada suhu 180 dercel
2. Masukkan putih telur kedalam mangkok kerja, tambahkan gula lalu mikser dengan kecepatan tinggi hingga putih dan kaku.
3. Turunkan kecepatan mikser, masukkan kuning telur satu persatu, kocok rata. Masukkan vanila essens dan kocok kembali hingga rata
.
4. Turunkan kecepatan mikser ke speed terendah, masukkan tepung terigu, maizena dan susu bubuk, aduk rata sebentar saja. Matikan mikser.
5. Masukan mentega leleh lalu aduk balik.
6. Tuang adonan kedalam loyang, panggang kurang lebih 25 menit pada suhu 180 dercel. Jangan lupa test tusuk
7. Setelah dingin keluarkan cake dari dalam loyang dan belah dua. (Jangan panik cake akan terlihat turun sedikit, tidak apa-apa)
8. Olesi satu bagian cake dengan whipping cream, taburi kacang cincang, meises coklat, wijen dan keju. Lalu kucuri atasnya dengan susu kental manis.
9. Letakkan / tumpuk cake yang telah diberi toping dengan cake kedua, olesi permukaannya dengan bahan pesan dan taburi dengan bahan toping seperti cake layer yang pertama tadi.
10. Potong-potong dan sajikan.
Selamat mencoba moms..,🤩
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Diet mamak gagal maning, gagal maning gaess.... Tau kenapa? Ya karena ga dimulai- mulai, lha terus kapan langsingnya.., coba! Dilema mau langsing tapi ga diet😅😆. Kibarkan bendera putih grakkk!!
Ini sih gegaranya si kakak kembar yang request suruh buatin varian cake baru buat tambah-tambah varian di online shop jualan mereka. Nah maunya sih brownies keju atau brownies yang bahan dasarnya pake coklat putih. Pikir punya pikir akhirnya jatuhlah pilihan ke si brownis coklat putih alias si blondies ini. Setelah gugel-gugel kesana kemari dan mencoba-coba serta mereka-reka akhirnya dapatlah resep yang menurut mamak oke punya. Tetep dengan modif dari mamak ya.. Semoga yang empunya resep asli diberi keberkahan sama Allah, aamiin.
Blondies ini sekilas teksturnya mirip si boterkoek cuma dia kaya coklat dan ciri khas lapisan film tipis juga muncul. Jingkrak-jingkrak senanglah hati mamak😍. Tapi sayangnya terlalu kelamaan mamak ngovennya. Jadi dikit eksotik gitu. Maafken yaa.. ,tar kalo pas bikin lagi in sha Allah bakal diupdate in yang bener-bener bule warnanya😁🙏. Ya kan blondies itu mirip warna bule pirang gitu. Hehehhee.
Oke deh.. yuk ahh.. hutang mamak buat kakak kembar sudah lunas ya.. buruan dibikin new varian nya. Step dan langkah mudahnya sudah saya jelasin disini semoga dapat di pahami dan di ikuti dengan mudah.
Blondies yang wangi.. harum dan legit siap tersaji untuk keluarga tercinta. Here the recipe :
BLONDIES (White Chocolate Brownies)
By Santie Rahayu
Bahan A:
125 gr White Choco Compund /coklat putih
100 gr butter
(Lelehkan dengan double boil)
Bahan B:
2 butir Telur
125 gr Gula halus
1/2 sdt vanila essens
( kocok dengan whisker)
*Bila menggunakan essens vanila (vanila cair) bisa dimasukkan pada step ini.
Bahan C :
120 gr Tepung Terigu
20 gr Susu Bubuk
10 gr Tepung Jagung
1/2 sdt vanili
1 sdm choco chips (optional)
(Aduk rata
*Bila menggunakan vanili bubuk (1/2 sdt), bisa dicampurkan kedalan kering / Bahan C.
Bahan D :
Choco chips/almond / mente dll
(Taburan / topping)
Cara Buat :
1. Panaskan oven pada suhu 200 dercel, api bawah , serta siapkan loyang yang dialasi baking paper.
2. Tuang dan campur baham A ke dalam bahan B, aduk dengan whisker sampai rata.
3. Masukkan bahan C kedalam campuran adonan, aduk rata. Jangan terlalu kuat mengaduknya. Masukkan choco chips ke dalam adonan.
4. Taburi bahan D.
5 . Panggang adonan kurang lebih 15 menit dengan api bawah pada suhu 200 dercel, lalu turunkan ke suhu 175 dercel, panggang 15 - 20 menit, dan atau sesuaikan dengan oven masing-masing.
Note : Jangan over bake dan selalu test tusuk.
" Selalu kenali karakter oven masing-masing, saya disini menggunakan OTG (Oven Toaster Grill ) ".
6. Pada saat baru matang teksturnya lembut cenderung basah. Diamkan sampai dingin dan set. Baru keluarkan dari loyang dan potong-potong. Lembut banget cakenya berasa coklat dan susunya. Pokoknya gak nyesel deh 😉. Maafken saiya agak kelamaan ngovennya jadi sedikit eksotik😁. In sha Allah diupdetin foto yang terbaru nanti yaa..
7. Siapa yang sanggup menolak legit, wangi dan lembutnya si Blondies ini di setiap gigitannya. Hmm... yummiiii
Sejak kemaren, si kecil sudah mulai ujian, jadi seminggu ini bakalan banyak test setiap harinya. Padahal sekolah baru jalan 3 bulanan, dan masih di Tk pula. Memang di India ini sungguh terlalu deh yaa menurutku, (tarik napas dalam-dalam) tk nol kecil alias tk A dimulai dari umur 3 -3,5 tahun. Mana dulu si krucil kagak pake masuk play grup lagi. Oh ya.. Si Aaira ngomong aja masih belepotan, lah ini sudah harus bisa baca tulis. Mana sistem cara bacanya banyak rumusannya lagi. Haduww... Ampunnn....🤷♂️🤦♀️. Beneran grogi nih bundanya. Ga bisa komen apa-apa.
Pulang sekolah kemaren si Aaira bilang " bunda.. where is my cake? Mau cake.. mau cake, pleasee... sambil merengek seperti biasanya sambil bergelayut manja. Dan saya pun memintanya untuk menjelaskan cake apa yang di inginkan. Kali ini permintaannya adalah cake keju yang diamini oleh abahnya juga😁. Okey lah kalo kesepakatannya sudah didapat tinggal mommy nya yang harus merealisasikannya. Dan akhirnya malam hari setelah krucil tidur saya mulai membuat cake keju sesuai permintaan orang-orang tercinta.
Cake keju ini adalah cake keju ala saya. Resepnya asal campur saja, dan ternyata hasilnya enakkk lembutt ngeju banget😍. Untung saja saat trial dulu sempat saya catat walau ada sebagian yang lupa takarannya. Dan hari ini berdasarkan ingatan plus catatan yang minim itu akhirnya saya coba lagi dan taraaaaa... alhamdulillah sama seperti percobaan pertama dulu.
Metode yang saya gunakan yaitu memisahkan putih dan kuning telur. Tapi biar irit cucian jadinya saya lebih suka mengocok putih telur, gula dan cuka apel sampai kaku lalu kemudian menambahkan kuning telurnya satu persatu sampai homogen. Dan selanjutnya bahan kering dan terakhir adalah menambahkan bahan lemaknya.
Karakter cake yang lembut cenderung rapuh ini membuat acara potong memotong kue jadi sedikit deg deg ser😁. Harus benar-benar set atau dingin dan tentu saja pisaunya harus tajam.
Ada sedikit insiden semalam ketika saya sudah memasukkan loyang berisi adonan ke dalam oven. Baru saja pemanggangan berjalan 10 menit, tetiba listrik padam...😂. Padahal waktu panggang masih 20 menit lagi. Biasanya kalo sudah mati lampu gini (pemadaman listrik ) pasti memakan hitungan jam. Hanya bisa pasrah dengan apapun yang terjadi, ditambah doa dan harapan agar listrik menyala lagi. Akhirnya saya putuskan tetap membiarkan loyang berisi adonan di dalam oven. Sambil menghitung waktu satu menit ke sepuluh menit dan byarrrr akhirnya listrik menyala kembali. Girang?? Tentu saja... sambil lompat-lompat kesenengan saya intip oven dan berpikir antara menambahkan 10 menit ekstra atau tetap membiarkannya seperti adanya. Dan saya memutuskan untuk tidak menambahkan waktu, dengan perhitungan jika nanti pas di menit terakhir dan cake masih basah maka akan saya tambah ekstra waktu😃. Alhamdulillahnya lagi ketika alarm oven sudah berdenting dan saya cek ternyata cake matang sempurna,sehingga saya tidak perlu menambahkan waktu tambahan lagi. Yeeeeeee.....!!!
Pagi harinya setelah jeprat jepret sedikit untuk foto dokumentasi dan saya potong beberapa iris untuk bekal si kecil ke sekolah. Dan sisanya tentu saja tersaji di meja menemani dua cangkir kopi susu menanti si empunya gelas datang menyapa😁. Setelah selesai ini dan itu, saya dikejutkan oleh suara manja yang tak asing lagi ditelinga saya 3,5 thn ini. Yup.. Aaira baru saja bangun dan mencari saya. Take my foto please..! Begitu sapanya ketika menemukanku sedang mendokumentasikan cake keju ini. Walaupun belum mandi, kufoto saja supaya krucilku ini senang. Dan seperti penampakan gambar dibawah ini lah hasilnya 😃.
Potongan pertama, kedua, ketiga terus meluncur dengan mulus tanpa basa basi. Sampai akhirnya saya memaksanya berhenti dan memberikan komentar untuk cake keju ini. " I can't stop to eat this cake". Dan cukuplah itu sebagai bayaran untukku😍. Separuh loyang cake pun sudah raib dan sisanya saya amankan kedalam box, untuk dinikmati sore hari bersama teh hangat. Ini jurus andalan penyelamatan terakhir 😅😅😅. Kalau gak begitu bisa-bisa ludes semuanya dalam hitungan menit.
Sepulang sekolah , saya langsung membuka snack box Aaira untuk mengecek apakah ada tersisa bekal hari ini. Dan... habis tak bersisa. 3 slice tebal cake keju sudah tidak berada ditempatnya lagi😍. Inilah bahagiaku.. bahagia ketika semua masakan atau sajian yang dibuat dengan penuh cinta itu habis dan membuat penikmatnya juga merasa puas.
Dan akhir kata mari yang ingin juga mencoba cake keju ala bunda Santie, mari kemari..disini resepnya ya... !
CLASSIC CHEESE CAKE By Santie Rahayu
Bahan :
100 gr butter
50 gr minyak goreng
5 butir telur, pisahkan kuning dan putihnya.
100 gr gula pasir
1/2 sdt cuka apel (cuka/air lemon)
110 gr tepung terigu
15 gr tepung jagung (maizena)
15 gr susu bubuk
1/2 sdt baking powder
60 gr keju, parut
Note : tepung terigu boleh dikurangi sedikit bila menginginkan cake yang lebih lembut. Jadi bisa pakai antara 100-110 gram. Tapi saya seringnya pakai 110 gr, lembut dan kokoh.
Cara buat :
1. Panaskan oven 180 dercel atau sesuaikan oven masing-masing . Siapkan cetakan, olesi butter dan taburi tepung terigu. Atau alasi cetakan dengan baking papper.
2. Lelehkan butter bersama minyak goreng, dinginkan.
3. Campur bahan kering : terigu, susu bubuk, maizena, baking powder dan keju parut. Aduk rata.
4. Kocok putih telur dan cuka apel /air lemon sampai berbusa, lalu tambahkan sebagian gula pasir. Kocok dengan kecepatan tinggi sampai putih dan setengah kaku. Tambahkan sisa gula pasir dan kocok lagi sampai kaku.
5. Turunkan kecepatan mikser (sedikit saja/ 1 level lebih rendah dari kecepatan tertinggi), lalu masukkan kuning telur satu persatu. Kocok rata kembali.
6. Turunkan lagi kecepatan mikser ke kecepatan terendah, masukkan campuran terigu dan kocok rata. Setelah itu matikan mikser.
7. Masukkan butter dan minyak goreng yang telah dilelehkan ke dalam adonan. Aduk balik sampai benar-benar rata. Jangan lupa cek adonan agar tidak ada cairan lemak yang mengendap dibawah.
8. Tuang adonan kedalam cetakan, panggang cake selama kurang lebih 30 menit pada suhu 180 derajat dengan api atas bawah. Test tusuk untuk memastikan cake benar-benar matang sempurna Note : (Kenali dan sesuaikan suhu dengan oven masing-masing)
9. Setelah matang, angkat cake dan biarkan sampai benar-benar set /dingin, baru potong-potong. Atau cake diberi toping juga bisa. Sesuai selera saja. Cake keju ini juga bisa loh dijadikan base cake buat cake ultah😉.
Cakenya lembutttt.. ngeju dan ga seret. One slice is never enough🤤🤩
Cake jadoel ini sudah berkali-kali bikinnya tapi lupa terus untuk di publikasikan. Jujur sudah nangkring di draff lamaaaaa bener😂 entah kenapa tinggal klik tombol post kok ya ora gadug- gadug🙄😂 (gadug = "sampai" dalam bahasa Oseng/Banyuwangi)
Masih inget 4 tahun lalu pertama kali baking si boterkoek ini pas booming-boomingnya di dunia maya nih cake. Apalagi waktu itu akunya lagi hamil tua, duh sering bener baking si lekker holand. Lah iya disini kalo ga bikin sendiri ya ga ada yang jualan cake seperti di negara kita tercinta. Banyak sih bakery-bakery kecil bertebaran disekitaran rumah tapi tastenya bukan selera aku. Mana disini semuanya tanpa telur alias vegetarian. Empuk sih tapi berasa ada yang kurang gitu. Lah iya dari lahir procot akunya udah addict makanan yang berbau telur😄😄. Jadinya kalo yang tanpa telur bisa dikata agak aneh. Mungkin belum adaptasi aja. Biarkan waktu yang membuatku menerima semuanya. Hahahhaaa seperti kalimat di novel-novel ituuuuuhh😉
Namanya pesis londo dan harum butternya wangiiiiii bener... secara pemakaian butter juga banyak. Walau tergolong cake yang irit telur tapi jangan diragukan rasanya... hmmm.. seperti cake dan cookies. Jadi tekstur seperti cake tapi sekaligus seperti kukis. Renyah garing diluar dan lembut didalam gitu singkatnya😁 One bite is never enough.
Sebagai alternatif rasa selain butter original taste juga bisa ditambahkan pandan essens. Wangi pandannya dan butter yang melimpah menambah legitnya si boterkoek a.k.a lekker holand ini. Untuk toping sesuai selera kita saja. Bisa choco chips, almond slice atau keju parut. Kalo aku sih suka toping raisins alias kismis atau draci kalo orang sini nyebutnya. Jadi ada sensasi asam-asam seger gitu. Mo dicampur didalam adonan boleh, ditabur diatas aja sebagai toping juga boleh. Se kreasi kitanya aja ya.. Biasanya di lekker holand ini dimotif menggunakan garpu. Tinggal di galur-galur aja pakai garpu. Boleh motif lurus atau kaya dinding bambu (gedeg bhs jawa) . Tanpa motifpun sah-sah aja... 😉
Resep yang aku tulis dibawah ini basic resepnya aja. Boleh dimodifikasi dengan penambahan susu bubuk biar tambah gurih wangi susu gitu.. jadi kalo ditambah susu ya kurangi aja pemakaian tepung terigunya. Kalo suka manis banget gula boleh ditambah sampai 200 gr. Kalo untukku yaa sudah cukup di 150 gr. Itu aja sudah manis menurutku😁.
Hayuk ah yang pingin nyemil syantik monggo dicobain bikin lekker holand nya...
Here the recipe :
Lekker Holand/ Boterkoek
Santie Rahayu
Bahan A:
225 gr terigu
25gr susu bubuk
( ayak dan aduk rata)
Bahan B:
150 gr Gula pasir
200 gr Butter
1 butir Telur 1/2 sdt vanili ekstrak
Bahan C:
1 butir kuning telur
2 tetes pewarna kuning telur
( untuk olesan )