Showing posts with label Khas Banyuwangi. Show all posts
Showing posts with label Khas Banyuwangi. Show all posts



Bismillahhirrohmannirrohim,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Hari ini, 19 Ramadan 1441 H, dan masih Edisi Kangen Banyuwangi. Melirik stok pisang yang lumayan banyak di rumah. Kemarin sudah dibuat kolak, dan setup pisang.  Jadinya  hari ini bikin Precet gedhang saja. Biasanya nih khususnya di Banyuwangiku tercinta, kudapan satu ini seringnya muncul pas Ramadan gini ini buat takjil buka puasa menemani patola/ petulo/ putu mayang. Memang kalo kita (tinggal ) sudah jauh dinegeri seberang gini berasa banget yah, hikz..hikz..hikz. 

Precet Gedang ini dibuat dari Pisang yang harus benar-benar matang. Pernah saya buat, padahal pisangnya sudah matang menurut saya eh..setelah dikukus dan dicetak, gatot 100%. Jadi catatan Merahnya adalah pisangnya harus matang benar, jangan sampai matang sedikit mengkal, bakalan ga jadi dicetaknya.
Perbandingan pisang matang dan matang buanged
Selain bahan baku, sedikit tricky juga dalam mencetak si precet gedhang ini. Apalagi saya gak punya cetakan khusus, weitzzz benar-benar suatu tantangan tersendiri jadinya😀😀. Kelihatannya sepele tapi beneran deh saran saya pakailah cetakan asli untuk precet pisang. Karena saya gak punya jadinya saya pakai perasan abon 😂.  Tau gak sih?? Sampe meleyot perasan abonkuhh huwaaa.. nangis guling-guling mode On. Nih penampakan perasan abonku yang meleyot😂 gegara dipaksakan buat cetakan precet pisang🙈.
Cetakan Abon
Beneran aneh menurutku. Pisang matang terus dikukus pula, logikanya kan lembek ya,  lah kok pas di proses cetak pakai perasan abon ( untuk mendapatkan hasil mirip kremi/keriting ) malah cetakannya meleyot. Ampun saiyah! Benar-benar sakti nih pisang🤣😂. Tapi demi menghilangkan kegalauan kangen kampung halaman tetep diteruskan mencetak si precet gedhang ini. 
Dan dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, jadi juga kudapan khas Banyuwangiku ini 😍. Sikit lebay biarlah yang penting mamak hepi yee... ! Alhamdulillahnya pula, si krucil juga suka. Biasanya susyeh dia kalo makan kudapan/cemilan yang berkuah gini. Kalo babenya mah paling demen dia sama apapun yang berbau Indonesia🇮🇩. 

Yuk cobain "Panganane wong Oseng ikai byeng"🤗

PRECET GEDHANG Khas Banyuwangi
By. Santie Rahayu

Bahan :
Pisang kepok/sobo/tanduk yang sudah matang.
(Note: harus benar-benar matang jangan yang setengah matang atau mengkal)

Bahan kuah santan:
500 ml santan kental (150 ml santan instant+350 ml air)
4 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 lembar Daun pandan, simpulkan.

Cara memasak :
1. Kukus pisang sampai matang, kupas kulitnya.
2. Dalam keadaan panas, ambil satu bagian pisang dan cetak satu persatu, ambil hasilna dengan sendok dan sisihkan. Lakukan sampai habis.
Note: pisang harus panas, karena kalo keburu dingin akan susah dicetaknya. Ini hasilnya yaa..
3. Masukkan semua bahan kuah, rebus sambil diaduk. Hati-hati jangan sampai santan pecah. Setelah santan matang, matikan api.
Kuah santan harus berasa gurih. Bukan manis ya...
4. Tata precet gedhang di piring saji lalu siram dengan kuah santan.
5. Sajikan.
Hmm... manis dan harumnya pisang disiram kuah santan gurih jadinyaa Istimewah.
Kata si akang Cinta Uenak Tenan😍👍
Yess!!😉

Happy cooking moms..,
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.


0


Bismillahhirrohmannirrohim,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabaroatuh.

Pecel Pitik Khas Banyuwangi..
Edisi kangen kampung halaman Banyuwangi, papan kelahiran bumi Blambangan😍. Makanan asli suku Oseng / suku Using ini kaya akan filosofi. Nama Pecel Pitik ini didapat / singkatan dari " diucel-ucel hang perkara apik atau dalam bahasa Indonesia artinya dilumuri dengan kebaikan ".

Biasanya nih ya kalau ada acara selamatan atau acara-acara adat pasti pecel pitik  ini selalu hadir. Harum dan gurihnya ayam kampung yang dibakar semakin nampol berpadu dengan kelapa parut, serta bumbunya yang sedikit pedas, dan khas Banyuwangi banget. Pecel pitik ini  biasanya disajikan bersama dengan tumpeng dan sayuran rebus.
Hari ini jumat 8 mei 2020, 14 Ramadhan 1441 H, buat buka puasa saya masak Pecel Pitik Banyuwangi ini, biar tambah berkah, tambah semangat puasanya😉. Si akang surprised dan bilang otentik banget seperti yang beliau pernah makan pas ada acara selamatan tetangga di rumah Banyuwangi 😍. Siapa dulu yang bisikin resepnya😁 ibuku tercinta😍. Ahh tambah homesick jadinya. Huhuhu.. miss you all 😔.
Ini Ibuku, sehat selalu ya bu😍
Monggo yang berkenan untuk mencicipi makanan khas Banyuwangi, resepnya disini yaa...
PECEL PITIK Khas Banyuwangi
By Santie Rahayu.

Bahan  A:
600 gr Ayam Kampung ( ayam negeri juga bisa)
1/3 butir Kelapa parut (jangan terlalu tua)
2 siung  bawang putih, haluskan ( optional bumbu kukus)
Garam (optioal bumbu kukus)

Bahan B:
4 siung Bawang putih
5 buah cabe merah
1 buah kemiri
1 kubu jari kencur
1/2 sdt  terasi
2 lembar daun jeruk
Gula jawa dan garam secukupnya

Bumbu pelengkap:
Segenggam kacang tanah, goreng (optional)
Air secukupnya

Cara memasak :
1. Cuci bersih ayam, lalu lumuri dengan bawang putih dan garam (bumbu optional kukus). Lalu kukus ayam sampai setengah matang. Step ini boleh di skip, saya mengukusnya karena biar ayam benar-benar matang sempurna. Sisihkan.
2. Siapkan panggangan, panggang ayam sambil dibolak-balik. Boleh juga dibakar di bara api. 
3. Setelahnya, suwir besar daging ayam atau boleh di geprek / pukul agak pipih, sisihkan.
4. Goreng sebentar bahan bahan B kecuali daun  jeruk, gula jawa dan garam.
5.  Lalu haluskan semua bahan bumbu B, ditambah kacang goreng, cicipi dan sesuaikan rasanya.
6. Setelahnya campur semua bahan : bumbu halus, kelapa, dan ayam suwir/ geprek. Aduk rata,  sajikan😉.
Atau biar gak cepat basi, lakukan seperti  langkah dibawah ini :
7. Tuang bumbu halus kedalam wajan. Tuangi sedikit air, masak sampai mendidih, cicipi dan sesuaikan rasanya.
8. Lalu Masukkan kelapa parut kedalam bumbu, aduk rata .
9. Terakhir masukkan ayam suwir/ geprek, aduk merata. Matikan api.
10. Sajikan pecel pitik dengan nasi hangat !!
Nampol rasanya. Juarahhh!!😍
Selamat makan...🤩

Happy fasting, happy cooking moms..,
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

0

Blogger

BloggerHi, my name is Santie checkout my all recipes if there any questions leave comment on that recipe or contact me on below social media links.