Showing posts with label Traditional Food. Show all posts
Showing posts with label Traditional Food. Show all posts


Bismillahhirrohmannirrohim,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

HAPPY INDEPENDENCE DAY
 .....🇮🇩 INDONESIA 🇮🇩.....
17-8-1945   17-8-2020

Kemanapun aku pergi,
Kau tetap Indonesiaku!
Dimanapun aku berdiri,
Merah Putih selalu didadaku !
Tanahku yang Kucintai..,
Tanahku tak Kulupakan.
🇮🇩 INDONESIA 🇮🇩 KUBANGGAKAN🤩

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA
75 TAHUN, JAYALAH NEGERIKU
Hut RI ke 74, 2019
Tahun ini kami hanya bisa menyambut serta merayakan HUT RI ke 75 dengan Keluarga masing-masing.  Tidak ada perayaan special seperti tahun-tahun kemarin, karena Pandemic "CoVid " yang mengharuskan pengurangan kegiatan di luar rumah/ dikeramaian.
Hut RI ke 73, 2018
Tetap semangat mensyukuri Kemerdekaan ini, mensyukuri Kesehatan dan segala rizki yang telah Allah limpahkan kepada kita semua.😍
Jika tahun-tahun sebelumnya saya buat cake Merah Putih serta Bolu Kukus Mekar Merah Putih, nasi kuning beserta pelengkapnya. Tahun ini atau boleh dikatakan hari ini saya buat cemilan tradisional "Klepon". Yes!!  " KLEPON KEMERDEKAAN🤩🇮🇩 "
Tadi bikin sedikit aja sih, takutnya gak ada yang makan. Lah.. ternyata.. wus wus krauk krauk habiss🤤😃.

KLEPON KEMERDEKAAN
By Santie Rahayu

Bahan :
150 gr Tepung Ketan
30 gr Tepung Beras
1/4 sdt Garam
1/2 sdt Air Kapur sirih yang bening
130 ml air mineral
1 sdt Pasta Cocopandan
3 tetes Pewarna Makanan Merah Cabai
(Aduk jadi 1)
Bahan Isi:
60 gr Gula jawa , sisir halus
Bahan Balutan :
Kelapa parut secukupnya & 1 lembar daun pandan, kukus sebentar.
Bahan lainnya :
1 liter Air untuk merebus Klepon
Cara Buat:
1. Bagi adonan A menjadi @ 8 gr, pipihkan dan isi dengan bahan B, bulatkan dan sisihkan. Jangan ditumpuk.
2. Rebus air, setelah mendidih, sedikit kecilkan api. Masukkan bulatan klepon, masak hingga klepon matang. Tandanya matang yaitu klepon akan mengambang. Biarkan sejenak. Angkat dan tiriskan sebentar.
3. Gulingkan klepon kedalam kelapa parut. Balut klepon himgga rata.
4. Sajikan menemani tea time anda ☕.

Selamat Hari Ulang Tahun INDONESIA
MAJULAN NEGERIKU, JAYALAH BANGSAKU

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

0



Bismillahhirrohmannirrohim,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Hari ini, 19 Ramadan 1441 H, dan masih Edisi Kangen Banyuwangi. Melirik stok pisang yang lumayan banyak di rumah. Kemarin sudah dibuat kolak, dan setup pisang.  Jadinya  hari ini bikin Precet gedhang saja. Biasanya nih khususnya di Banyuwangiku tercinta, kudapan satu ini seringnya muncul pas Ramadan gini ini buat takjil buka puasa menemani patola/ petulo/ putu mayang. Memang kalo kita (tinggal ) sudah jauh dinegeri seberang gini berasa banget yah, hikz..hikz..hikz. 

Precet Gedang ini dibuat dari Pisang yang harus benar-benar matang. Pernah saya buat, padahal pisangnya sudah matang menurut saya eh..setelah dikukus dan dicetak, gatot 100%. Jadi catatan Merahnya adalah pisangnya harus matang benar, jangan sampai matang sedikit mengkal, bakalan ga jadi dicetaknya.
Perbandingan pisang matang dan matang buanged
Selain bahan baku, sedikit tricky juga dalam mencetak si precet gedhang ini. Apalagi saya gak punya cetakan khusus, weitzzz benar-benar suatu tantangan tersendiri jadinya😀😀. Kelihatannya sepele tapi beneran deh saran saya pakailah cetakan asli untuk precet pisang. Karena saya gak punya jadinya saya pakai perasan abon 😂.  Tau gak sih?? Sampe meleyot perasan abonkuhh huwaaa.. nangis guling-guling mode On. Nih penampakan perasan abonku yang meleyot😂 gegara dipaksakan buat cetakan precet pisang🙈.
Cetakan Abon
Beneran aneh menurutku. Pisang matang terus dikukus pula, logikanya kan lembek ya,  lah kok pas di proses cetak pakai perasan abon ( untuk mendapatkan hasil mirip kremi/keriting ) malah cetakannya meleyot. Ampun saiyah! Benar-benar sakti nih pisang🤣😂. Tapi demi menghilangkan kegalauan kangen kampung halaman tetep diteruskan mencetak si precet gedhang ini. 
Dan dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, jadi juga kudapan khas Banyuwangiku ini 😍. Sikit lebay biarlah yang penting mamak hepi yee... ! Alhamdulillahnya pula, si krucil juga suka. Biasanya susyeh dia kalo makan kudapan/cemilan yang berkuah gini. Kalo babenya mah paling demen dia sama apapun yang berbau Indonesia🇮🇩. 

Yuk cobain "Panganane wong Oseng ikai byeng"🤗

PRECET GEDHANG Khas Banyuwangi
By. Santie Rahayu

Bahan :
Pisang kepok/sobo/tanduk yang sudah matang.
(Note: harus benar-benar matang jangan yang setengah matang atau mengkal)

Bahan kuah santan:
500 ml santan kental (150 ml santan instant+350 ml air)
4 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 lembar Daun pandan, simpulkan.

Cara memasak :
1. Kukus pisang sampai matang, kupas kulitnya.
2. Dalam keadaan panas, ambil satu bagian pisang dan cetak satu persatu, ambil hasilna dengan sendok dan sisihkan. Lakukan sampai habis.
Note: pisang harus panas, karena kalo keburu dingin akan susah dicetaknya. Ini hasilnya yaa..
3. Masukkan semua bahan kuah, rebus sambil diaduk. Hati-hati jangan sampai santan pecah. Setelah santan matang, matikan api.
Kuah santan harus berasa gurih. Bukan manis ya...
4. Tata precet gedhang di piring saji lalu siram dengan kuah santan.
5. Sajikan.
Hmm... manis dan harumnya pisang disiram kuah santan gurih jadinyaa Istimewah.
Kata si akang Cinta Uenak Tenan😍👍
Yess!!😉

Happy cooking moms..,
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.


0





Bismillahhirrohmannirrohim,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

A Traditional Muslim Mutton Biryani. Nasi Biryani menjadi icon makanan terpopuler di India, khususnya India Muslim. Biasanya makanan ini selalu hadir di acara-acara  special seperti perayaan pernikahan masyarakat muslim di India, juga perayaan dua hari raya Islam serta perayaan aqiqoh anak. Bahkan untuk merayakan hari jadi atau pesta ulang tahun.  Selain itu ada juga sih masyarakat yang non muslim juga menyajikan hidangan ini untuk perayaan hari special mereka. 

Disetiap daerah di India, masing-masing mempunyai ciri khas  untuk jenis dan recipe biryani. Ada Hyderabad Biryani Style, Thalappakatti Biriyani, Kerala style dan lain-lain. Beda daerah beda pula resep dan cara membuatnya. Tentu saja rasaya juga berbeda. Tapi yang unik disini adalah dari berbagai jenis biryani yang ada di India, menurut saya ada yang unik dan bisa di katakan menjadi garis merah atau red line yaitu sesuatu yang khas untuk Mutton Biryani yang disajikan dalam pesta pernikahan masyarakat muslim. Dimanapun tempat atau daerahnya, Mutton Biryani untuk pernikahan muslim ini mempunyai cita rasa yang khas dan tentu saja sangat sangat nikmat👍😍.

nasi biryani

Adapun jenis dan macam nasi biryani adalah biryani kambing atau yang biasa disebut mutton biryani, biryani ayam ( chicken biryani ) , beef biryani, fish biryani dan prawn biryani.  Ada pula nasi biryani yang dimasak tanpa daging-dagingan alias plain dan biasanya nasi biryani ini disebut kuska.  Dari bermacam jenis diatas yang paling terkenal menurut saya adalah mutton biryani. Cara memasak nasi biryani ini juga bermacam- macam. Ada yang dimasak dum ,  semacam dikukus ala India yaitu memasak  menggunakan panci besar dan diatasnya diletakkan sepanci air mendidih. (Kebalikan dari cara mengukus  di Indonesia). Biasanya memasak dengan dum style digunakan untuk memasak dalam jumlah besar. Yaitu untuk restoran, untuk acara pernikahan ataupun pesta lainnya. Ada pula yang cara masaknya menggunakan panci presto.  Untuk jenis memasak dengan panci presto biasanya digunakan di rumah-rumah biasa (rumah tangga), terutama di daerah  India selatan yang  mayoritas masyarakatnya  menggunakan panci presto untuk memasak makanan sehari-hari dan juga untuk memasak si biryani ini. Alasannya adalah  selain hemat waktu juga  prosesnya lebih sederhana. 

bahan-bahan untuk biryani

Biryani yang saya buat ini adalah biryani muslim style yang biasanya disajikan dalam acara pernikahan. Rasanya juaraaaa saudara-saudaraaaahh 👍👍❤ . Nilai plus lainnya adalah nasi biryani dengan resep yang saya bagikan  ini tidak berminyak banget seperti nasi biryani pada umumnya. Jadi kita  bisa makan sepuasnya tanpa berasa eneg gitu.  Kalo kata si akang mah "nambah lagi dan lagi😍" . Bahagia banget dah kalo masakan kita bisa membuat puas orang-orang tercinta. 


Oh ya saya mengunakan panci presto untuk mengempukkan daging kambingnya. Langkah selanjutnya saya tetap memasak dengan panci presto ini, tapi tanpa memasang pengunci prestonya / tanpa pressure cooker whistle nya. Jadi boleh dikatakan semi dum lah gitu😁. 

Sedikit info, pada umumnya nasi biryani mengunakan basmati rice / beras basmati yang bentuk butiran berasnya kecil panjang. Tak jarang pula menggunakan jeera rice / jeeraga samba rice yang bentuk butiran berasnya kecil-kecil. Jika  tidak menggunakan beras basmati seperti kebanyakan  resep nasi biryani,  jangan khawatir, karena beras biasa pun bisa kok dipakai untuk resep ini. Jadi jangan berkecil hati jika di daerah anda sulit untuk menemukan beras basmati. Pakai saja jenis beras yang ada, tidak mengurangi rasa kok yaa😁. Selain itu pada umumnya si biryani ini diberi tambahan safron yang direndam dengan sedikit susu, untuk disiramkan di atas biryani menjelang  proses dum, tujuannya untuk memberikan warna cerah yaitu sedikit ke orange an kedalam nasi biryani. Kali ini saya tidak menggunakan safron karena tidak ada stok di rumah. Terkadang saya juga melihat beberapa orang menggunakan pewarna  makanan tambahan dengan tujuan yang sama. Memakai safron ataupun tidak, juga tidak terlalu mempengaruhi rasa otentik dari nasi biryani. 

besarnya onion sama kaya tomat

perbedaan
Untuk nasi biryani ini biasanya disajikan bersama makanan pelengkap dan makanan penutup. Makanan pelengkapnya bisa brinjal chop atau Brinjal Pachadi , link resepnya disini https://twin-santie.blogspot.com/2019/09/brinjal-pachadi.html?m=1 dan pelengkap lainnya adalah Onion Raita , linknya disini https://twin-santie.blogspot.com/2019/09/onion-raita.html?m=1 . Makanan penutupnya bisa India sweets maupun ice cream.

Singkat kata semoga langkah-langkah serta resep yang saya bagikan ini dapat dimengerti dan mudah untuk dipraktekkan. Aamiin.
Check it out the recipe :


TRADITIONAL MUSLIM MUTTON BIRYANI
by Santie Rahayu

1 kg beras (basmati rice)
1.5 kg daging kambing (mutton)
200 gr minyak sayur ( oil)
50 gr minyak samin ( ghee)
5 gr kayu manis ( cinamon)
2 gr cengkeh (Clove)
2 gr kapulaga hijau ( elachi /cardamon)
400 gr bawang merah besar, iris- iris ( onion), slice
50 gr daun mint dan daun ketumbar (Mint & coriander leaf )
110 gr jahe , haluskan, (ginger paste)
80 gr bawang putih (garlic paste )
150 ml yogurt (curd)
3 nos cabe hijau (Green chilli)
300 gr tomat, iris-iris ( tomato slice)
1250 ml air (water)
35 gr garam ( salt)
1 sdm cabe bubuk (Red chilli 8 gr)
Sejumput kunyit bubuk ( turmeric 1 pinch)
1 nos jeruk nipis (lemon), bila kecil-kecil tambahkan jadi 2

Note : 
*Perbandingan beras dan daging adalah 1:1.5
*Cuci daging kambing dan tiriskan.
*Cuci beras dan tiriskan. Jika menggunakan basmati rice ,rendam beras kurang lebih 15-30 menit. 


Cara buat :
1. Campur dan panaskan minyak  sayur dan ghee,  lalu masukkan dry spices , tumis sampai harum. Jika tidak punya ghee / minyak samin boleh diganti dengan unsalted butter . ( Bukan margarin! ) atau bisa juga menggunakan olive oil ataupun coconut oil.


2. Masukkan bawang merah iris dan tumis sampai berwarna ke emasan.


3. Lalu masukkan daun mint dan daun ketumbar. Tumis lagi beberapa saat. Tambahkan  ulekan bawang putih dan jahe, tumis sampai aroma langunya hilang.


4. Masukkan curd/yogurt dan aduk-aduk lagi sampai rata. Masukkan cabe hijau(utuh), aduk lagi sampai rata.


5. Tambahkan tomat iris, masak sampai tomat layu dan matang. Tambahkan air, biarkan mendidih.


7. Masukkan cabe bubuk, garam dan kunyit bubuk.

8. Masukkan daging kambing dan masak matang. Saya menggunakan panci presto (9 x whistle), pastikan daging kambing matang dan empuk.


9. Ada 2 methode dalam memasak biryani, boleh pilih mana yang dirasa mudah. Saya menggunakan metode panci presto karena saya tidak punya panci besar yang buat metode dum (kukus ala India)😁 . Nanti kalo sempat buat dengan cara dum akan saya upload langkah-langkah tambahannya. In Sha Allah.

**Cara dum (kukus ala India ):
* Bersihkan beras dan rebus terpisah sampai 3/4 matang.  Setelah itu masukkan beras aron ke dalam rebusan daging berbumbu. Aduk merata dan masak beberapa saat.
*Lalu masukkan perasan jeruk nipis, aduk rata. Jangan lupa cicipi dan sesuaikan rasanya.
*Tambahkan larutan safron (bila ada) dan ghee ke atas rebusan beras, dan tidak perlu diaduk.
*Tutup panci , rapatkan sekeliling tutup panci dengan menambalnya menggunakan adonan chapati.
*Letakkan air panci lain yang berisi  air mendidih. Masak dengan methode ini ourang lebih 20 menit..

**Cara panci presto :
* Bersihkan beras lalu tiriskan, masukkan beras  kedalam panci presto yang berisi daging yang telah matang tadi lalu aron beras bersama kuah daging. Masak sampai menjadi nasi aron 3/4 matang.


* Masukkan perasan air jeruk nipis ,aduk rata. Cicipi dan sesuaikan rasa.
*Tambahkan larutan safron (bila ada) dan ghee ke atas rebusan beras, dan tidak perlu diaduk.
* Tutup panci presto dan masak sampai matang.


=> Bila menggunakan pengunci panci presto (presure cooker whistle)  , masak nasi sampai berbunyi 1x (whistle), lalu matikan api.


=> Bila tanpa pengunci panci presto (metode dum dengan panci presto),masak nasi dengan api kecil  selama 15-20 menit, lalu matikan api.


10. Setelah uap panci habis, buka tutup panci /presto, cek  kematangan nasi dan aduk-aduk nasi dari bawah ke atas agar merata.


11. Sajikan bersama pelengkap biryani , raita dan brinjal pachadi.


Selamat mencoba
Happy cooking moms..
Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.



0

Blogger

BloggerHi, my name is Santie checkout my all recipes if there any questions leave comment on that recipe or contact me on below social media links.